Noda Kematian - Azi Satria | Puisi

Puisi ini untuk pembuka antologi puisi saya yang bernama Kastil Sakit Jiwa. Jangan berharap keindahan ada dalam bait-bait puisi yang ditulis orang sakit jiwa ini! Saat kau marah, sedih, putus asa, datanglah ke Kastil Sakit Jiwa, kuberi kau puisi-puisi penambah sakit jiwa.

Noda Kematian
aW1hZ2VzL3Nma19waG90b3Mvc2ZrX3Bob3Rvc18x
Hening jiwa diterkam dosa-dosa yang menjerit,
Siluet merah yang menyilangkan pedang berukirkan penderitaan,
Melebur bersama debu,
Tertiup angin lalu hilang tertelan kesunyian,
Denting suara pedang sosok siluet merah,
Hancur!
Kurasakan jiwaku meronta mendobrak nurani,
Darahku mendidih
Menetes
Membekaskan sosok siluet merah diatas permukaan jantung,
Gila!
Aku gila!
Keheningan merobok seluruh aliran darah,
Menjerit pedih siluet merah tertelan keheningan,
Mataku berkunang
Jatuh!
Siapa yang jatuh?
Aku tak tahu pasti,
Entahlah
Siluet merah hilang,
Yang tersisa hanyalah genangan darah
Dingin
Menusuk merasuk menampar tulang sumsum kehidupan
Jiwaku terbang
Anganku melayang
Mati!

Ciamis 30/04/2016

Kastil Sakit Jiwa

Komentar

  1. Admin Dunia Cerita29 April 2016 pukul 23.24

    Wah, kira-kira ini puisinya bercerita tentang apa yah gan?
    Ane udah baca pelan-pelan sebanyak dua kali, swer, masih belum paham juga.
    :(

    BalasHapus
  2. @Admin Dunia Cerita,
    Beruntung sekali kamu nggak bisa tau maknanya. Sumpah. Yang mengerti makna puisi ini hanyalah orang-orang sakit jiwa.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer