Ksatria Panji Hitam - Azi Satria | Puisi
Jikalau menemukan makna puisi ini, silakan berdoa. Kita nggak tahu kapan Ksatria Panji Hitam datang bersama kuda hitamnya.

Ksatria Panji Hitam
Kuda hitam itu meringkik memecah kesunyian malam,
Gelap gulita tanpa cahaya,
Redup tertutup seluruh dosa
Penunggang kuda berpanji hitam bersorot mata merah senja
Menggapai udara mencabik jiwa
Merobek raga mengambil sukma
Menancapkan seluruh kenyataan ke dalam urat nadi berdarah panas,
Roh terangkat
Terbuka!
Mataku tak lagi terpejam
Batinku tak lagi tertutup
Mata merah menyeruak diantara ratusan dosa di dalam jiwa
Meringkik!
Berdiri bulu kuduk
Ujung pedang menancap di ulu hati
Berceceran!
Bukan darah!
Dosa berceceran
Kian banyak
Menenggelamkan jiwa di lautan dosa
Menggetarkan seluruh raga
"Mati!"
Ksatria panji hitam ngakak
Kudanya meringkik
Lalu hilang
Bersama jiwaku tergantung di ujung panji hitam
Ciamis, 30/04/2016
Kastil Sakit Jiwa
Saya puisi seperti ini...nggak lugu layaknya curahan hati.
BalasHapusPanji hitam kau kaukah malaikat maut?
Yang membuat jiwa2 berlutut mengkerut.
@Putra Artmedia,
BalasHapusKsatria yang memanen nyawa
Bergelak penuh tawa
Mencabut nyawa lewat sendawa
Tak pernah membuat Tuhan kecewa
lanjutkan dan terus berkarya kawan
BalasHapusdi tunggu mampirnya
Bener-bener berdiri nih bulu kuduk ane, teringat dosa yang pernah tercecap.
BalasHapusKsatria yang sadis ya, menakutkan
BalasHapusKala ksatria panji hitam (Malaikat Pencabut Nyawa) datang bermuka pesta,
BalasHapusLingkaran usia tlah sampai pada titik pusat..,
Saatnya maut menghampiri terus
merapat.
Wow..serem.."!
He..He..He....
mungkin ksatria hitam itu adalh perumpamaan dari setan yang menggoda kita dan menyurh kita berbuat maksiat dan menenggelamkan kita kedalam kubangan dosa. Setelah kita berbuat dosa, dia akan tertawa meraa bangga karena telah berhasil membujk kita agar bermaksiat. Puisinya bagus.
BalasHapus