Gadis Montok 16 Tahun Diperkosa Penagih Utang

2013003Foto-Fashion-India780x390.jpg

Azisatria.com, Cilacap - Kapolres Cilacap, AKBP Ulung Sampurna Jaya membeberkan kronologi pemerkosaan siswi SMA sampai pingsan di Cilacap Jawa Tengah. Siswi SMA, sebut saja Melati (16), diperkosa di rumahnya oleh si penagih utang bernama Andi Noto Suswanto (32).

Menurut Ulung, pemerkosaan bermula ketika Andi datang ke rumah korban dengan tujuan menagih utang Rp 500 ke orang tua korban di Desa Karangreja, Kecamatan Kawunganten, Cilacap.

Karena orang tuanya tidak ada, korban lalu menemani pelaku ngobrol di ruang tamu. Beberapa saat kemudian, korban memperlihatkan laptop miliknya yang rusak.

Andi pun mencoba membuka laptop tersebut sambil duduk berdampingan dengan korban. Saai itulah, nafsu birahi Andi bergejolak.

Tiba-tiba Andi mencium pipi Melati. Hal itu membuat Melati kaget dan berusaha menghindar. Namun, Andi justru tambah nafsu. Ia mencengkram tangan Melati dan memaksa berhubungan badan.

Melati berontak. Tapi upayanya sia-sia. Andi yang jelas-jelas lebih kuat secara fisik menggampar dan mencekik Melati hingga pingsan.

Melihat korban yang tak berdaya lagi, Andi semakin buas. Andi menggagahi tubuh Melati sekaligus melampiaskan nafsu berahinya.

Setelah puas melampiaskan nafsu, Andi kembali memukul Melati. Tujuannya untuk memastikan agar bocah belia itu meninggal dunia. Andi lantas kabur dan membawa handphone milik Melati.

“Saat berontak, pelaku mencekik leher korban selama lima menit dan memukul mukanya. Pelaku mengira korban telah meninggal dunia sehingga melampiaskan nafsunya,” ujar Untung.

Setelah Andi kabur, ternyata Melati masih hidup. Ia siuman sekitar pukul 18.00. Saat tersadar, Melati merasakan sakit pada bagian selangkangan. Begitu buang air, ada bercak-bercak darah.

“Korban langsung menemui pamannya dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Kawunganten,” kata Ulung seperti dikutip Radar Banyumas

Polisi pun langsung menyelidiki kasus itu dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi lantas memburu Andi dengan mendeteksi nomor handphone Melati yang dibawa kabur pelaku.

Andi pun terdeteksi di Desa Tambaknegara, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas. Polisi menangkap Andi di rumahnya Minggu (22/5) pukul 23.00.

Komentar

  1. Kasian ya andi :(

    BalasHapus
  2. semoga saja kejadian seperti itu tidak bisa di ulang lagi oleh yang lain :(

    BalasHapus
  3. kunjungan perdana gan....
    .
    Kasian amat tu cewe... Hehehe

    BalasHapus
  4. wah kategori yang ditawarkan disini banyak banget gan, salute

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer